Portofolio Investasi

Portofolio Investasi

Berikut merupakan Portfolio Investasi milik saya dan istri. Halaman ini secara otomatis diperbarui oleh Google Sheets.

Portofolio Investasi Terbaik
Portofolio Investasi 2021

Untuk melihat secara lengkap portofolio saham dan reksadana yang saya miliki, silahkan kunjungi halaman Trakteer saya dengan klik tombol berikut.

Trakteer Saya
Dukung saya di Trakteer!

Cash

Kas merupakan uang yang tersedia di dompet dan Rekening Bank. Kas digunakan untuk keperluan sehari-hari atau top-up Rekening Dana Nasabah jika memang dibutuhkan.

Sangat Likuid.

Properti

Saat ini saya sedang membangun properti untuk disewakan. Namun pembangunannya belum 100% selesai, jadi saya mencatat sesuai dengan total dana yang sudah saya gunakan untuk membangun.

Sangat tidak likuid, belum bisa menghasilkan jika bangunannya belum selesai.

Emas

Ini alasan kenapa Kas saya porsinya kecil. Jika membutuhkan dana mendadak dalam jumlah lebih besar dari Kas, saya gunakan emas dengan sistem Gadai. Tidak dijual.

Emas bisa digunakan juga untuk membeli Saham saat market crash, atau membangun properti sesuai tahapan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disanggupi.

Cukup Liquid, membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menjual ke toko emas.

Saham

Sejauh ini, instrumen investasi yang memberikan return paling besar adalah Saham. Baik dari Capital Gain atau Dividen. Saya baru memulai investasi saham pertengahan 2020, jadi porsinya masih kalah jauh dari instrumen lainnya. Target saya untuk saham adalah 60% dari total portfolio.

Cukup Liquid. Butuh 1-2 hari pencairan dari RDN.

Reksa Dana

Sejujurnya saya belum begitu tertarik menyimpan banyak dana disini. Jadi saya hanya menyimpan jika ada dana yang benar-benar akan saya lupakan dalam 1-2 tahun kedepan.

Tapi banyak teman menyarankan menyimpan sejumlah dana di Reksa Dana untuk dana kiamat saat IHSG hancur. Saya setuju, dan akan saya coba minimal 10% dari total aset.

Kurang Liquid. Pencairannya kadang membutuhkan waktu 3-5 hari. Meski ada beberapa platform yang bisa 1 hari saja (Tokopedia), tapi saya belum coba.

Peer-to-Peer Lending

Saya belum terlalu serius disini. Jadi alokasi dana yang kalian lihat diatas itu sudah dari tahun 2018 lalu. Selama itu tidak ada penambahan dana signifikan.

Juga ada beberapa platform yang gagal bayar, restrukturisasi, dan sebagainya yang menyebabkan dana beku. Jadi agak was-was kalau mau simpan banyak Kas disini. Return tinggi tidak menjadi daya tarik bagi saya khusus P2P.

Sangat Tidak Liquid. Kalian perlu menunggu pembiayaan selesai baru bisa di cairkan. Kalau gagal? Anggap saja sedekah.

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s