Tentang Saya

Latar Belakang

Salam kenal, nama lengkap saya Abdullah Adnan.

Saya berasal dari sebuah kota kecil di Jawa Barat. Lahir ke dunia pada tahun 1993, dan berhasil hidup sampai sekarang. Terimakasih saya ucapkan kepada orang tua, tuhan, dan saya sendiri.

Latar belakang pendidikan saya adalah Sarjana Ilmu Komunikasi. Saat ini saya bekerja sebagai Staf Hubungan Masyarakat di sebuah kampus swasta.

Pendidikan finansial pertama kali saya dapatkan dari sebuah buku karya Robert Kiyosaki, berjudul Rich Dad Poor Dad. Saya beruntung pernah membaca buku tersebut saat SMA, buku ini benar-benar merubah pola pikir saya tentang uang.

Namun saya menyesal tidak langsung melakukan apa yang buku itu ajarkan sedini mungkin yaitu berinvestasi. Padahal saya sudah memiliki KTP dan NPWP untuk membuka rekening saham/reksadana.

Sejak 2011 hingga 2019, saya terlena dengan gaya hidup konsumtif. Padahal, uang saku saat kuliah dan gaji dari bekerja sangat cukup untuk menabung saham di perusahaan baik setiap bulannya.

Pada tahun 2020 saya memutuskan untuk fokus berinvestasi di saham dan properti untuk mengejar ketertinggalan saya di masa lalu. Menebus banyaknya financial mistakes yang pernah saya lakukan.

Berinvestasi di saham menjadi sebuah keputusan terbaik yang pernah saya lakukan dalam hidup.

Strategi Investasi

Saya berinvestasi saham menggunakan metode yang sangat membosankan, yaitu Dividend Investing.

Jadi saya hanya memilih saham-saham dengan fundamental yang baik, serta rutin membagikan dividen dengan yield yang menarik.

Dividen merupakan realized profit. Saya bisa menggunakannya untuk kebutuhan pribadi atau menginvestasikannya kembali ke dalam saham (reinvest).

Sehingga dalam periode tertentu, saham saya terus bertambah dengan sendirinya dan terjadi efek bunga berbunga (compounding). Saham yang menghasilkan saham lagi.

Saya tidak begitu khawatir dengan fluktuasi harga saham jangka pendek, jika harga sahamnya turun saya akan average down untuk mendapatkan ‘barang’ bagus di harga murah.

Selain itu, turunnya harga saham memberikan kesempatan kepada saya untuk mendapatkan dividend yield yang lebih tinggi.

Hal terpenting disini adalah kinerja dari perusahaan. Jika perusahaan yang saya miliki sahamnya terus mencetak laba dan membagikan dividen, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Tujuan Investasi

Prioritas utama saya adalah pensiun pada usia 35 tahun. Itu artinya, 7 tahun lagi (2028). Semoga tercapai. Amin.

Sehingga saya perlu membangun penghasilan pasif untuk menutup semua pengeluaran ketika saya pensiun nanti.

Untuk mencapai target tersebut, saya menginvestasikan sekitar 40% dari penghasilan ke dalam aset yang menghasilkan (income-producing assets).

Ada dua aset yang sedang saya perjuangkan saat ini, saham dan properti yang disewakan.

  • Saham menjadi prioritas saya saat ini. Meskipun portofolio saham saya belum besar, namun sudah mampu memberikan penghasilan pasif dari dividen.
  • Untuk properti, meskipun sedang tahap pembangunan namun belum bisa memberikan cashflow karena baru bisa beroperasi saat bangunan selesai.

Pengepul Saham

Saya menyebut diri saya sebagai Pengepul Saham, karena kemampuan saya dalam membeli saham tidak lah banyak. Meski begitu, se-lot lebih baik daripada tidak sama sekali, bukan?

Saya ingin lebih fokus dengan tujuan jangka panjang. Ingin lebih banyak menulis, membaca, dan menghabiskan banyak waktu bersama keluarga.

Sejak mengenal saham, komitmen untuk mencapai tujuan jangka panjang semakin matang. Saya menjadi terbiasa menunda kesenangan masa kini untuk mendapat kepuasan lebih besar di masa datang. Delayed Gratification.

Blog ini akan menjadi sebuah jurnal investasi, perjalanan saya dalam mencapai tujuan finansial di masa datang. Semoga bisa menginspirasi kalian yang rutin berkunjung kesini.

Sekarang, giliran anda yang bercerita.

57 comments

    1. terima kasih mas, bermanfaat blog nya. oya mas, macbook saya sama kayak punya anda, nah saya mau upgrade ram, tapi masih bingung. mau 2×4 atau yang 2×8, yang bikin saya bingung itu informasi maksimal upgrade ram untuk macbook 2011. ada yang bilang cuman bisa sampai 8 gb, ada juga yang bilang bisa sampe 16 gb. bisa kasih saran mas ?

      1. Hal ini juga pernah saya alami sebelumnya. Memang sebenarnya banyak yang mengatakan bahwa MBP itu bisa sampai 16GB kok mas, tapi karena keterbatasan budget jadi saya hanya beli 2x4GB saja. Juga penggunaan saya tidak begitu ekstrim, saya rasa 8 cukup untuk saat ini.

  1. Wah, kalo boleh, saya ingin ikutan juga tuker link.
    Blog Adnanomatic sudah saya pasang di blogroll tukeran link di blog saya.
    Trima kasih.udah saya pasang di blogroll tukeran link di blog saya.
    Trima kasih.

  2. salam kenal mas,kemaren insya allah saya sudah tinggalkan komentar,tapi saya lupa komentar saya di mana,lngsung saja mas ya?cara buat buku tamu itu gimana mas?kedua,tema yang simple,bagus terus entar artikelnya hanya kelihatan sedikit apabila buka di home itu tema apa mas?hehe..jangan kapok berteman dengan saya mas,walaupun saya cerewet dan agak bego hehehe…

    1. Walah, tidak akan kapok. 🙂
      Tema yang menampilkan sedikit post di home itu ya tergantung setingan di Pengaturannya. Mau berapa post yang akan ditampilkan, bisa 2, 3, 8 , 10 dst.
      Untuk buku tamu saya kurang begitu tau, karena tidak pernah menggunakannya. 🙂

  3. Wadohhh… baru terobsesi mau menambahkan komentar di postingan, ehh baru tau ada tulisan Comments Off.

    Ehehehe.. Tapi ndak apa2 dehh..
    Keep Posting 😀

  4. Salam kenal Mas Adnan, terima kasih sudah berkunjung ke blog saja, jadi ini kunjangan balik saya ke blog Mas Adnan.

    Keren-keren postingannya, wajib dicoba nih 🙂

    oh, iya link blog Mas Adnan sudah saya pasang di Link Teman Seperjuangan saya. (ceritanya tukeran link) 😀

  5. wah nemu juga tips2 ngeblog, maklum newbie -ganteng-
    hehe
    salam kenal mas…
    oh ya,link masnya dan saya pasang diblog saya…hehe
    salam 🙂

  6. Salam kenal gan, perkenalkan nama ane Prabowo. Kebetulan ane juga punya MBP late 2011 (sepertinya sama dengan punya agan, MD313), dan berniat upgrade SSD. Kalau berkenan, ada yang ingin ane tanyakan..
    0. Untuk HDD Caddy itu, rekomendasi dari agan yang seperti apa?
    1. Rekomendasi agan berarti SSD taruh di hdd caddy, dan HDD lama tetap di tempatnya? OSX tetap ditaruh di SSD ya?
    2. Boleh tahu skor geekbench nya sebelum dan sesudah pasang SSD ? Kalau buat maen DotA2 lancar gan, hehe…

    Terima kasih.

    1. 0. Untuk HDD carry, semuanya ane rekomendasikan asal compatible sama macbook. *soalnya ada yang gak kompatibel. Agan bisa search di bukalapak dsb.
      1. Hal tersebut karena, ketika saya taruh SSD di tempat HDD itu lemot gan. Sedangkan kalo sebaliknya tidak. Beda macbook pasti beda kasus harus dicoba. OSX tetap di SSD.
      2. Untuk geekbench belum coba. Mungkin agan bisa liat proses backupun Dota2 saya di tulisan saya sebelumnya. Itu ada bukti transfer rate HDD vs SSD untuk file dota yang nyampe 15GB lebih. Untuk dota2 lancar sangat gan! Dijamin worth pake SSD.

  7. hallo, saya tertarik dengan gotrade, bagaimana cara kontak bapak? Ada no. WA nya? Spy bisa lebih intens komunikasi daripada email, karena saya ada bbrp hal yg perlu ditanyakan.

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s