Passive Income Dari Dividen Saham Mei 2022


  • Share on Pinterest

Seperti biasa, setiap bulannya saya akan melaporkan passive income dari dividen saham yang saya peroleh. Perlu diperhatikan, tujuannya adalah untuk mendokumentasikan perjalanan dividend investing yang saya lakukan. Tidak lebih dari itu.

Sebelumnya saya sudah menulis Perolehan Dividen Saham April 2022, pada artikel tersebut perolehan dividen saya cukup signifikan. Itu karena pada bulan April mayoritas saham-saham yang saya milikki membagikan dividen. Lalu bagaimana di bulan Mei ini?

Sebelum lanjut, pelajari cara mendapatkan passive income dari saham dengan membaca artikel ini:

Passive Income Dari Dividen Saham Mei 2022

Pada Mei 2022, saya menghasilkan passive income dari dividen sebesar Rp39.000 saja, rincian sebagai berikut:

SahamTotal Dividen (dalam Rupiah)
SMSM39.000
Passive Income Dividen Saham Mei 2022

Kecil sekali. Ini karena tidak banyak dari saham saya yang membagikan dividen pada bulan ini. Hal ini pernah terjadi sebelumnya pada Penghasilan Dividen Saham Maret 2022.

Kebetulan, saham SMSM ini memiliki porsi yang cukup kecil pada portofolio saya. Sekitar 3%. Lalu saham SMSM ini membagikan dividen 4 kali dalam setahun, dengan dividend yield sekitar 4-5%.

Dividend yieldnya cukup menarik, mengingat SMSM memiliki fundamental yang kuat dan GCG yang baik, meskipun valuasinya cukup premium pada harga saat ini. Jadi jika anda tertarik untuk beli, bisa tunggu harganya turun sedikit.

Hingga saat ini SMSM masih saya akumulasi setiap bulan, dan belum ada rencana untuk menjualnya dalam waktu dekat.

Penghasilan Dividen Setiap Bulan

Berikut adalah grafik dari passive income dari dividen yang diperoleh pada tahun 2022 serta perbandingannya dengan tahun sebelumnya:

Passive Income Dari Dividen Setiap Bulan
Passive Income Dari Dividen Setiap Bulan
Passive Income Dari Dividen Tahunan
Passive Income Dari Dividen Tahunan

Grafik diatas diperbarui secara otomatis langsung dari Google Sheets pada bulan berjalan. Jadi anda sedang melihat data terbaru. Dapat dilihat jumlahnya belum stabil, karena porsi saham pada portofolio saya masih terkonsentrasi di saham-saham batubara.