Pembaruan Portofolio Saham Dividen Terbaik April 2021

Di awal tahun 2021, saya menulis mengenai investasi saham dividen terbaik yang akan saya simpan sepanjang tahun 2021. Namun, pada awal April 2021 ada perubahan komposisi pada portofolio saham yang saya miliki.

Awalnya ada empat emiten saham dengan dividen yield tinggi yang rencananya akan saya simpan hingga akhir tahun, yaitu ADMF, PTBA, POWR, dan HEXA.

Saya ingin lihat berapa dividen yang akan saya dapatkan dari ke-empat emiten tersebut dan berapa rata-rata yield-nya selama satu tahun ini.

Selain fokus saham dividen, saya juga sesekali trading saham, kalian bisa baca bagaimana saya berhasil mencetak keuntungan 8.2% dari saham TLKM dalam sebulan.

Pada pertengahan Maret 2021, ada beberapa saham dividen dengan kinerja baik yang saya tambahkan ke dalam portofolio. Sehingga ada sekitar 5-7 saham yang saya miliki saat ini.

Tujuan penambahan saham ini adalah untuk diversifikasi serta mewujudkan rencana saya untuk bisa mendapatkan dividen dari saham setiap bulannya.

Namun, tidak semua saham dividen yang saya simpan memiliki porsi yang sama.

Saat ini cuma ada tiga saham utama (Core Stocks) dengan porsi dana cukup besar di portofolio saya. Saya tidak membagi sama rata keseluruh saham karena dana investasi saya masih terbilang kecil, hanya puluhan juta rupiah saja.

Jika membagi dana terlalu luas, return yang dihasilkan baik dari dividen atau capital gain tidak akan optimal. Jadi tiga saham utama menurut saya paling pas.

Sebelum dana investasi saya di saham mencapai angka seratus juta rupiah, saya akan membatasi tiga saham saja dengan porsi dana cukup besar. Sehingga tiga saham ini gemuk porsinya, sedangkan untuk saham lainnya sekitar 10% dari total portofolio.

Saham Dividen Terbaik Pilihan Saya

Saya masih menyimpan ADMF, PTBA, HEXA, dan POWR. Salah satu saham penghuni baru portofolio saya kali ini berasal dari sektor defensif yaitu Consumer Goods. Saham tersebut adalah SIDO (Sido Muncul Tbk).

Saya kagum bagaimana SIDO masih mencetak laba serta EPS yang malah naik untuk tahun buku 2020. Meskipun dividennya tidak begitu besar, SIDO memiliki Durable Competitive Advantage karena produknya tidak mudah disaingi atau tergantikan oleh kompetitor.

Sedangkan untuk saham dividen terbaik lainnya, belum bisa saya sebutkan disini. Namun akan saya tulis jika saya menerima dividen dari saham-saham tersebut. Seperti saat saya menerima dividen dari saham BMRI (Bank Mandiri Tbk).

Sehingga portofolio saham saya saat ini 50%-nya adalah PTBA, disusul ADMF sebanyak 30%, dan SIDO 10%. Sisanya sebesar 10% adalah POWR, HEXA dan beberapa saham dividen lainnya.

Jadi core stocks dari portofolio saya adalah saham cyclical, dalam hal ini Batu Bara. Cukup beresiko memang, tapi saya yakin dan percaya dengan kinerjanya serta perusahaannya.

Itu dia pembaruan dari saham dividen terbaik yang sudah saya pertimbangkan secara matang untuk investasi jangka panjang. Semoga membantu dan bermanfaat.

By Abdullah Adnan

Seorang pemula di bursa saham. Blog ini adalah jurnal investasi, perjalanan penulis mencapai tujuan keuangan di masa depan.