Berapa Keuntungan Trading Saham TLKM Saya Dalam Sebulan?

Saya pernah menulis sebelumnya, bahwa keuntungan investasi saham pertama saya di pasar modal adalah dari saham TLKM. Saya kembali diberi kesempatan untuk meraup keuntungan trading saham TLKM saat harganya turun pada awal Februari 2021 lalu.

Tahap Akumulasi Saham TLKM

Pada artikel tersebut, saya mengatakan bahwa saat harga TLKM kembali menyentuh harga 3100-3200 saya akan mulai akumulasi. Menurut saya itu sudah murah, dan saya yakin bisa naik ke harga 3400-3500 dalam jangka yang tidak terlalu lama.

Saat itu posisi cash saya di Portfolio sekitar 20%. Ada dua saham yang saya akumulasi saat itu, TLKM dan BMRI. Average Price masing-masing adalah TLKM di 3230 dan BMRI di 6475.

Untuk BMRI akan saya buatkan tulisan terpisah, karena belum mencapai target profit. Sekitar 8-10% saya kira cukup.

Akumulasi terus saya lakukan selama kurang lebih 2 minggu. Sempat minus beberapa persen lalu saya lakukan Average Down, hingga akhirnya cash saya sisa 5% dan tidak mungkin saya habiskan semua.

Saya juga melewatkan beberapa harga terendahnya TLKM saat itu, karena tidak setiap saat saya memantau pergerakan harga. Pokoknya selama harganya di bawah 3300 saya beli terus. Turun ya lebih bagus.

Berapa Keuntungan Trading Saham TLKM?

Sampai akhirnya menjelang akhir bulan Februari 2021, harga TLKM melonjak. Betul saja, pada tanggal 23 Februari TLKM di akumulasi oleh Foreign (Asing) banyak sekali. Mungkin ini sebabnya.

Saham TLKM ini tidak akan saya simpan lama, saat target Profit tercapai akan saya jual habis. Seperti sebelumnya. Hal itu karena saya sudah mempunyai saham-saham dividen tinggi dengan fundamental yang baik di portfolio.

Seperti saya bilang di atas, tidak setiap saat saya memantau pergerakan harga. Jadi saat saya menjual habis TLKM, tidak pada harga tertingginya.

Saya menjual di harga rata-rata 3491. Ada sebagian yang dijual di harga 3500, namun lebih banyak di 3490. Dalam satu bulan tercatat 8.2%, keuntungan trading saham TLKM yang saya dapatkan. Ini sangat cukup bagi saya.

Kenapa Saya Melakukan Trading Saham?

Saya cepat-cepat menjual habis saham ini karena ada saham lain yang menarik untuk di akumulasi. Sebagian untuk akumulasi BMRI yang masih murah, sebagian lagi saya tambah beberapa lot di saham dividen tinggi.

Jadi saya tidak melulu bertumpu pada saham dividen tinggi, jika ada kesempatan seperti ini saya membagi alokasi dana untuk trading di saham berfundamental baik.

Ingat, nyangkut di saham dengan fundamental baik itu lebih tenang. Peace of mind. Saya juga tidak berani trading di saham-saham yang tidak saya kenal industri dan kinerjanya.

Keuntungan trading saham saya belikan saham-saham dividen tinggi, muaranya disitu. Sebagian lagi saya simpan dalam bentuk cash, untuk jaga-jaga kalau market crash.

By Abdullah Adnan

Seorang pemula di bursa saham. Blog ini adalah jurnal investasi, perjalanan penulis mencapai tujuan keuangan di masa depan.